PROPOSAL
CBDC – TFI
Character Building Agama
Kegiatan
Sosialisasi RPTRA MAYA ASRI 13
Judul Project :
Pengenalan Tuhan Melalui Diri Sesama dan Lingkungan Serta Menjaga Pola
Hidup yang Sehat
Identitas Kelompok :
|
NIM
|
Nama
|
Jabatan
|
|
2001549733
|
Stefany Huwae
|
Ketua
|
|
2001544594
|
Alexander Raygian
|
Anggota
|
|
2001553863
|
Evelyn Natasya Joyo
|
Anggota
|
|
2001540210
|
Janette Febriyanti
|
Anggota
|
|
2001547633
|
Melisa Permatasari
|
Anggota
|
|
2001536522
|
Natanael
Hernando
|
Anggota
|
|
Kelas
|
LA56
|
BINA NUSANTARA UNIVERSITY
2018
HALAMAN PENGESAHAN
PROPOSAL
Project Luar Kelas Character
Building: Agama
1. Judul Project :
Pengenalan Tuhan Melalui Diri Sesama dan
Lingkungan
Serta Menjaga Pola Hidup yang Sehat
2.
Lokasi Project :
RPTRA Maya Asri
3. Kelompok Target Kegiatan : Anak-anak RPTRA
4. Nama Anggota Kelompok :
1. Stefany Huwae (2001549733)
2.
Natanael Hernando (2001536522)
3. Janette Febriyanti (2001540210)
4. Alexander Raygian (2001544594)
5.
Evelyn Natasya Joyo (2001553863)
6. Melisa Permatasari (2001547633)
5. Mata Kuliah :
Character Building: Agama
6.
Kelas :
LA56
7.
Dosen : Agus
Masrukhin (D3739)
Jakarta, 8 Maret 2018
Mengetahui, Ketua Kelompok,
(..........................................)
(...........................................)
Agus
Masrukhin Stefany Huwae
DAFTAR ISI
Halaman
Judul.................................................................................................................. i
Lembar
Pengesahan Proposal........................................................................................ ii
Daftar
Isi......................................................................................................................... iii
Bab I :
Pendahuluan
1.1 Latar Belakang.................................................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah.............................................................................................. 2
1.3 Tujuan Kegiatan................................................................................................ 2
1.4 Manfaat Kegiatan.............................................................................................. 2
Bab II : Teori
Konsep
2.1 Kebersihan Sebagian dari Iman......................................................................... 3
2.2
Toleransi Antarumat Beragama......................................................................... 3-4
2.3 Kegiatan Sosial (Volunteer Bantuan Sosial)..................................................... 4
Bab III :
Rencana Kegiatan
3.1 Lokasi Kegiatan.............................................................................................. . 5
3.2 Waktu Kegiatan................................................................................................. 5
3.3 Pihak yang Terlibat............................................................................................ 5
3.4 Deskripsi Kegiatan............................................................................................ 5-6
Bab IV :
Penutup............................................................................................................... 7
Referensi............................................................................................................................. 8
|
|
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan Negara kesatuan yang terdiri dari
atas berbagai macam suku bangsa, budaya dan agama. Dalam hal ini masyarakat Indonesia
dituntut untuk lebih bersikap toleransi dan menghargai terhadap sesama umat
yang satu sama lain. Dalam perwujudan hal tersebut perlu adanya kesadaran dalam
diri satu sama lain, kesadaran ini meliputi hal-hal yang berkaitan dengan moral
dan kesadaran dalam diri masing. Hal ini sudah sangat jelas bahwa manusia tidak
dapat berdiri sendiri atau manusia adalah makhluk sosial dalam berbagai aspek,
termasuk rohani.
Character Building Agama adalah
salah satu mata kuliah yang bertujuan unuk membentuk karakter dan softskill
mahasiswa. Tugas lapangan ini bertujuan untuk membantu menyelesaikan permasalahan sosial yang sering terjadi di
Indonesia. Cara untuk mengimplementasikannya adalah dengan melakukan kegiatan yang dapat
berguna bagi masyarakat sekitar. Salah satunya yaitu dengan menjalin kerjasama antar umat beragama dan
melaksanakan kegiatan sosial guna untuk mengembangkan dan memberi pembelajaran
bagi anak-anak muda generasi penerus bangsa untuk selalu menekankan nilai
toleransi antar umat agama, kecintaannya dengan Tuhan, sesama serta
lingkungannya dan menumbuhkan rasa respect terhadap sesamanya.
Dalam agama kita mengetahui bahwa kita mengenal Tuhan
melalui Kitab Suci. Namun tidak hanya melalui itu saja, tetapi juga melalui
sesama manusia, menciptakan perdamaian dunia dan juga adanya kegiatan-kegiatan
ibadah keagamaan baik wajib maupun tidak, bertingkah laku, dan lainnya.
Oleh sebab itu, kami dari
Universitas Bina Nusantara akan melakukan kegiatan sosial ini dengan tujuan
agar anak-anak panti semakin memahami akan pola hidup yang sehat dan
dapat mencintai lingkungan mereka
seperti mencintai dirinya sendiri, Tuhan, dan sesamanya,. Hal ini penting
diajarkan sejak dini, bila tidak, maka mereka tidak
akan mendapat ilmu yang penuh akan menjaga kesehatan mereka dan lingkungan mereka
yang kami harapkan apa yang akan kami lakukan dapat membantu mereka dan menjadi
kebiasaan yang berkelanjutan.
1.2 Rumusan
Masalah
1.2.1
Apa yang harus dilalukan untuk dapat menjaga
kelestarian dan kebersihan lingkungan sekitar?
1.2.2
Apa kegiatan sosial yang penting harus dilakukan untuk
mewujudkannya?
1.2.3
Bagaimana hal tersebut dapat diterapkan dalam
kehidupan sehari hari?
1.2.4
Bagaimana cara untuk menumbuhkan rasa cinta kepada
lingkungan, Tuhan, dan sesama?
1.3 Tujuan
Kegiatan
1.3.1
Meningkatkan
rasa kepedulian kepada sesama manusia.
1.3.2
Meningkatkan rasa berbagi dan tali persaudaraan antar umat beragama.
1.3.3
Memberikan pembelajaran
bahwa kebersihan adalah bagian dari iman.
1.3.4
Untuk belajar berbagi
kepada orang lain baik seacara material maupun dengan non material (cinta kasih terhadap sesama manusia).
1.4 Manfaat
Kegiatan
Karya tulis ini dibuat agar para pembaca bisa memahami
pentingnya menjaga dan mencintai
lingkungan sekitar, mengenal Tuhan melalui diri sesama, dan menjaga pola hidup
yang sehat untuk menciptakan generasi muda bangsa yang berbakat dan bertalenta
yang memiliki iman dan kepercayaan, semangat, dan motivasi hidup untuk selalu
memberikan hal-hal positif bagi lingkungan sekitar, dan sesamanya, tidak harus
dimulai dari hal-hal besar, tetapi kita bisa memulainya dari hal-hal kecil
terlebih dahulu yang nantinya dapat memberikan dampak yang sangat besar bagi
nusa dan bangsa.
BAB II
TEORI KONSEP
2.1 Kebersihan
sebagian dari Iman
Kebersihan merupakan sebagian dari Iman. Hal ini juga diajarkan dalam agama yang mana setiap agama pasti ada
penjelasannya, baik itu agama Kristen, Katolik, Islam, Hindu, Buddha bahkan Khonghucu sekalipun.
Namun kali ini dijelaskan dalam konsep
agama Islam.
“Kebersihan adalah Sebagian dari Iman”
Hadis ini
tercantum dalam kitab-kitab hadis. Al-‘Iraqi dalam takhrij Ahadits al-Ihya’
1/73 menginformasikan hadis dengan lafadz semacam di atas diriwayatkan oleh
Imam at-Thobrany dalam Al-Ausath dengan sanad yang dho’if jiddan (sanagt lemah)
dari jalur periwayatan melalui Ibnu Mas’ud ra.
Adapun lafaz
lain yang semakna dengan hadis tersebut adalah:
“Agama
dibangun di atas kebersihan”.
Dalam agama
islam diajarkan akan kebersihan yang mana hal tersebut diwajibkan untuk hidup
bersih. Contohnya saja pada saat sebelum sholat, setiap umat islam harus
membersihkan diri atau yang dikenal dengan berwudhu yang mana seluruh bagian
tubuh dibersihkan, dari muka hidung mulut tangan telinga juga kaki dimana ada
maksud tertentu.
Dimana dalam islam ada dalil akan kebersihan yakni :
“Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang
bertaubat dan orang-orang yang suci” (Q.S. Al-Baqarah, 2:ayat 222).
2.2 Toleransi
Antarumat Beragama
Toleransi berasal dari bahasa latin dari kata
"Tolerare" yang berarti dengan sabar membiarkan sesuatu. Jadi
pengertian toleransi secara luas adalah suatu perilaku atau sikap manusia
yang tidak menyimpang dari aturan, dimana seseorang menghormati atau menghargai
setiap tindakan yang dilakukan orang lain.
Toleransi juga dapat dikatakan istilah pada konteks agama dan sosial
budaya yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi
terhadap golongan-golongan yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh
mayoritas pada suatu masyarakat. Misalnya toleransi beragama dimana penganut
Agama mayoritas dalam sebuah masyarakat mengizinkan keberadaan agama minoritas
lainnya. Jadi toleransi antar umat beragama berarti suatu sikap manusia sebagai
umat yang beragama dan mempunyai keyakinan, untuk menghormati dan menghargai
manusia yang beragama lain.
2.3 Kegiatan
Sosial (Volunteer Bantuan Sosial)
Untuk sebagian orang mungkin ada yang hobi atau senang menjadi
relawan. Karena, menjadi relawan atau volunteer berarti kita bisa membantu
sekaligus mengenal banyak orang dari suatu komunitas yang bisa menambah
pengetahuan, pertemanan dan melatih kepekaan kita terhadap keadaan lingkungan.
Menjadi relawan tentu saja tidak mudah. Selain bertugas untuk membantu orang
atau lingkungan yang sedang terkena musibah atau kesulitan, menjadi relawan
juga harus ikhlas. Mengingat untuk menjadi relawan kita dituntut untuk membantu
sesama dengan sekuat tenaga dengan sukarela. Tapi, justru di sana tantangannya.
Menjadi relawan membuat kita semakin peka terhadap sesama dan tentu
saja lingkungan di sekitar kita. Ada kebanggaan dan kepuasan tersendiri jika
kita berhasil membantu sesorang yang tengah dalam kesusahan, misalnya : pasca bencana.
Kegiatan sosial (volunteering) adalah salah satu bentuk kepedulian
seseorang atau kelompok terhadap individu atau kelompok lain yang dirasa
memiliki keterbatasan kondisi. Keterbatasan kondisi ini dapat berupa keterbatasan
sandang, pangan, papan, maupun kesehatan/fisik yang disebabkan oleh berbagai
kondisi. Tujuan dilakukannya kegiatan sosial ialah untuk mensejahterakan
anggotanya dan juga banyak orang tergantung makna dan tujuan dari kegiatan
sosial tersebut.
Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mewujudkan kepedulian
sosial kita terhadap sesama, yang dapat dimulai dari hal yang paling sederhana.
Karena apapun bentuknya, keikhlasan hati dalam kegiatan sosial yang paling
diperlukan untuk setiap orang yang melakukannya, tanpa memandang latar belakang
dan tingkat kemampuannya.
BAB III
RENCANA KEGIATAN
3.1 Lokasi
Kegiatan
Lokasi
kegiatan akan dilakukan di RPTRA.
3.2 Waktu
Kegiatan
Adapun realisasi waktu
kegiatan yang diadakan yaitu :
|
|
Pertemuan 1
|
Pertemuan 2
|
Pertemuan 3
|
Pertemuan 4
|
|
Hari / tanggal
|
Senin, 27 Maret 2018
|
Senin, 2 April 2018
|
Selasa, 9 April 2018
|
Kamis, 17 Mei 2018
|
|
Waktu
|
10.00 – 15.00
|
15.00 – 17.30
|
14.30 – 17.00
|
10.00-14.00
|
3.3 Pihak
yang Terlibat
3.3.1
Pihak-pihak
yang terlibat adalah beberapa dari pihak kepengurusan RPTRA, dan anak-anak RPTRA.
3.3.2
Pihak
dari anggota kelompok yang ikut serta dalam kegiatan volunteer, yaitu :
|
NIM
|
Nama
|
|
2001549733
|
Stefany Huwae
|
|
2001536522
|
Natanael Hernando
|
|
2001540210
|
Janette Febriyanti
|
|
2001544594
|
Alexander Raygian
|
|
2001553863
|
Evelyn Natasya Joyo
|
|
2001547633
|
Melisa Permatasari
|
3.4 Deskripsi
Kegiatan
3.4.1
Melakukan Survey ke RPTRA dan meminta izin kepada pihak RPTRA.
3.4.2
Setelah mendapatkan persetujuan, memulai kegiatan
pertemuan dari 1-4.
3.4.3
Mengajarkan anak-anak bagaimana mencintai lingkungan sekitar dari hal-hal
kecil yang sederhana, seperti membuang sampah pada tempatnya.
3.4.4
Mengajarkan anak-anak membuat prakarya dari barang olahan sampah.
3.4.5
Mengajarkan
anak-anak untuk lebih mengenal lebih dalam dengan Tuhannya, melalui diri sesama
manusia.
3.4.6
Membuat
games di setiap pertemuan yang memberikan pesan moral bagi anak-anak panti yang
dapat diingat dan ditanamkan dalam dirinya.
3.4.7
Mengajarkan
anak-anak untuk mengatur pola hidup yang sehat, hidup bersih, dan makan secara
teratur dengan makanan-makanan yang sehat (sayur dari alam, dsb).
3.4.8
Mengajarkan
anak-anak tentang kebersihan untuk selalu menjaga kebersihan ruang kamar, ruang
panti, dan dirinya (tangan, kaki, dsb).
3.4.9
Memberikan
pembelajaran untuk rajin beribadah dan berdoa kepada Tuhan.
3.4.10
Mengajarkan
anak-anak untuk rajin berolahraga.
BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Menjadi
relawan atau volunteer berarti kita bisa membantu sekaligus mengenal banyak
orang dari suatu komunitas yang bisa menambah pengetahuan, pertemanan dan
melatih kepekaan kita terhadap keadaan lingkungan dan sesama. Melalui mengajar layaknya seorang guru bukanlah suatu hal yang mudah, dibutuhkan
kesabaran dan cara agar setiap orang yang diajarkan dan diberikan pembelajaran
baru tersebut nyaman tanpa ada hambatan. Untuk itu, kelompok akan menyusun
metode kegiatan dan melakukan persiapan diri agar proses Kegiatan Volunteer
Bantuan Sosial di Panti Asuhan Hati Suci dapat berjalan dengan lancar dan baik,
sampai hari terakhir dimana kelompok kami menyelesaikan project luar kelas ini
dan dapat memberikan manfaat yang sangat positif dan motivasi bagi anak-anak
panti yang kelaknya dapat tumbuh sebagai generasi muda yang membanggakan nusa
dan bangsa, dapat menghargai sesama dan bersikap toleransi terhadap antarumat
beragama di Indonesia.
REFERENSI

Komentar
Posting Komentar